Advertisement

FEB UNTAD Peduli Berbagi: THR Sembako untuk Para Pahlawan Kebersihan Fakultas

FEB UNTAD, 13 Maret 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako menggelar kegiatan sosial bertajuk “FEB Peduli Berbagi”. Kegiatan ini berupa penyaluran bantuan THR dalam bentuk paket sembako kepada petugas cleaning service (CS).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para petugas yang selama ini berperan penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kampus.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Dekan FEB, Prof. Wahyuningsih, bersama Kepala Bagian FEB, Dr. Rosidah. Mereka menyerahkan paket sembako sebagai wujud terima kasih atas dedikasi para petugas kebersihan.

Dalam sambutannya, Dekan FEB menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program FEB Peduli. Program tersebut bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan kampus.

Ia juga menegaskan bahwa petugas kebersihan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas perkuliahan dan kegiatan akademik.

“Kami sangat menghargai kerja keras para petugas cleaning service yang setiap hari menjaga kebersihan dan kenyamanan. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menyampaikan terima kasih,” ujarnya.

Para petugas yang menerima bantuan menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa syukur. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang hari raya serta menambah semangat dalam bekerja.

Melalui kegiatan FEB Peduli Berbagi, diharapkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan saling menghargai di lingkungan kampus semakin tumbuh.

FEB Universitas Tadulako Gelar Tafakur dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Spiritualitas dan Kebersamaan Sivitas Akademika

Palu, 27 Februari 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako menyelenggarakan kegiatan Tafakur dan Buka Puasa Bersama yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di lingkungan kampus. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual sivitas akademika di bulan suci Ramadan.

Acara ini menghadirkan tiga pemateri inspiratif, yakni Zainal Abidin, Haryono M. Yasin Anda, dan Faizal Asdar. Dalam tausiyahnya, para narasumber menekankan pentingnya membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual, khususnya bagi insan akademik di lingkungan FEB.

Prof. KH. Zainal Abidin menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum tafakur atau refleksi diri untuk meningkatkan kualitas iman, integritas, dan tanggung jawab moral. Menurut beliau, insan akademik tidak hanya dituntut unggul dalam keilmuan, tetapi juga dalam akhlak dan keteladanan.

Ust. Haryono M. Yasin Anda dalam ceramahnya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana mempererat ukhuwah dan meningkatkan kepedulian sosial. Ia menegaskan bahwa kebersamaan dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dari nilai persaudaraan dan solidaritas di lingkungan kampus.

Sementara itu, H. Faizal Asdar, LC., MA menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga semangat keislaman yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Ia juga mengajak mahasiswa dan semua civitas FEB untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momentum pembentukan karakter kepemimpinan yang berintegritas.

Dalam sambutannya, Dekan FEB Universitas Tadulako menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kegiatan Tafakur dan Buka Puasa Bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi dan penguatan nilai spiritual bagi seluruh sivitas akademika. Kami berharap melalui momentum Ramadan ini, FEB Universitas Tadulako semakin solid, berintegritas, dan mampu melahirkan lulusan yang unggul secara akademik serta berakhlak mulia,” ujar Dekan FEB.

Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa ini ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Melalui kegiatan ini, FEB Universitas Tadulako berkomitmen untuk terus membangun budaya akademik yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter dan nilai-nilai spiritual.

Fokus Isu Perubahan Iklim Dan Mitigasi Risiko, FEB UNTAD Sukses Pertahankan Sertifikasi Iso 21001:2018

PALU – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB Untad) kembali menorehkan pencapaian membanggakan dalam tata kelola manajemen pendidikan. Berdasarkan hasil Audit Surveillance yang telah rampung dilaksanakan pada Tanggal 10 Desember 2025, FEB Untad secara resmi dinyatakan LAYAK untuk memperpanjang sertifikasi ISO 21001:2018 dengan hasil yang memuaskan.

Kegiatan audit ini diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan mulai dari tingkat fakultas, jurusan dan prodi, serta tenaga kependidikan terkait. Dalam laporannya, Ketua Pusat Penjaminan Mutu (PPM) FEB Untad, Dr. Rudy Usman, S.E., M.S.A., Ak., menyampaikan kesiapan fakultas dalam menghadapi audit berkala ini. Rudy Usman menekankan bahwa seluruh unit kerja telah melakukan persiapan matang, memastikan dokumen dan implementasi sistem manajemen berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan FEB Untad, Prof. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Wahyuningsih menegaskan komitmen fakultas untuk tidak sekadar mengejar status sertifikasi, melainkan menjamin budaya mutu yang berkelanjutan.

“Sertifikasi ini adalah instrumen bagi kami untuk memastikan layanan pendidikan tetap relevan dan berkualitas. Kami terbuka pada setiap temuan audit sebagai bahan evaluasi untuk terus menjadi lebih baik,” ujar Prof. Wahyuningsih.

Proses Audit dan Fokus Penilaian

Inti kegiatan berlanjut pada proses Audit Surveillance. Auditor eksternal melakukan verifikasi lapangan dengan metode sampling (uji petik) terhadap empat pilar utama di lingkungan FEB Untad, yakni Unsur Pimpinan (Dekan), Pusat Penjaminan Mutu (PPM), Program Studi Akuntansi dan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan meliputi pemeriksaan pada Bagian Keuangan, dan Bagian Perlengkapan. Fokus audit adalah pada efisiensi alur kerja dan kepuasan layanan terhadap civitas akademika.

Hasil Audit: Apresiasi pada Adaptasi Perubahan Iklim

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan mendalam, Auditor memaparkan hasil temuan yang sangat positif. Secara umum, kelengkapan dokumen dinilai sudah lengkap dan sangat bagus.

Poin sorotan utama yang mendapat apresiasi tinggi adalah responsivitas FEB Untad terhadap isu global. Auditor menyatakan bahwa FEB Untad telah berhasil menerapkan kebijakan dan kurikulum yang mengantisipasi perubahan iklim, sebuah langkah progresif bagi institusi pendidikan tinggi.

Dengan hasil “No Major Non-Conformity” (tidak ada ketidaksesuaian mayor), FEB Untad dinyatakan sukses mempertahankan kualitas layanan pendidikannya dan berhak terus menyandang sertifikat ISO 21001:2018. Menutup kegiatan, Prof. Wahyuningsih menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat. “Hasil ini membuktikan bahwa sistem di FEB Untad sudah berjalan solid. Khususnya apresiasi auditor terhadap kurikulum berbasis lingkungan (climate change), ini menunjukkan FEB Untad siap mencetak lulusan yang peduli masa depan bumi,” pungkasnya.