Advertisement

FEB Untad Berkolaborasi dengan EFWA untuk Memperkenalkan Batik Sulawesi Tengah ke Tingkat Internasional

Palu, 9 Juli 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB Untad) bekerja sama dengan Eco Fashion Week Australia (EFWA) menggelar International Seminar & Fashion Presentation di Ruang Muhidin FEB Untad, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkenalkan batik Sulawesi Tengah ke pasar internasional sekaligus memperkuat kerja sama akademik dengan mitra luar negeri.

Seminar Internasional Angkat Potensi Batik Sulawesi Tengah

Seminar mengusung tema “Empowering Communities through Local Heritage Batik: From Central Sulawesi to the Global Market”. Tema tersebut menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan batik sebagai warisan budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Kegiatan ini merupakan implementasi Memorandum of Agreement (MoA) yang telah ditandatangani FEB Untad dan Eco Fashion Week Australia pada tahun sebelumnya. Melalui kerja sama tersebut, kedua institusi berkomitmen mengembangkan berbagai program yang mendukung promosi batik Sulawesi Tengah di tingkat global.

FEB Untad Dorong Batik Lokal Tembus Pasar Global

Dekan FEB Untad, Prof. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D., mengatakan bahwa kolaborasi dengan EFWA menjadi bagian dari strategi internasionalisasi fakultas. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghubungkan potensi budaya lokal dengan peluang ekonomi di tingkat internasional.

Ia menjelaskan bahwa Sulawesi Tengah memiliki kekayaan motif batik yang unik serta didukung oleh para perajin yang kreatif. Dengan memanfaatkan inovasi, teknologi digital, kewirausahaan, dan kolaborasi internasional, batik daerah diharapkan mampu meningkatkan daya saing tanpa menghilangkan nilai budaya yang dimiliki.

Dukungan Pemerintah untuk Ekonomi Kreatif

Seminar internasional ini turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah, Diah Agustiningsih. Kehadirannya menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat promosi batik Sulawesi Tengah sekaligus meningkatkan daya tarik sektor pariwisata daerah.

Fashion Presentation Tampilkan Keindahan Batik Sulawesi Tengah

Selain seminar, kegiatan juga diramaikan dengan Fashion Presentation yang menampilkan berbagai koleksi busana berbahan batik khas Sulawesi Tengah. Peragaan busana tersebut menjadi media promosi yang memperlihatkan kekayaan motif lokal dalam balutan desain modern.

Perwakilan Eco Fashion Week Australia, Dr. Zuhal, bersama mitra industri, dosen, mahasiswa, dan tamu undangan mengikuti rangkaian acara dengan mengenakan batik bermotif Sulawesi Tengah. Hal tersebut menjadi simbol dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus promosi produk lokal kepada masyarakat internasional.

Komitmen FEB Untad Go Global

Melalui kegiatan ini, FEB Untad berharap dapat memperluas jejaring kerja sama internasional, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendorong batik Sulawesi Tengah semakin dikenal di pasar dunia. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi fakultas, yaitu “Go Global, Good Character”, melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *