Fokus Isu Perubahan Iklim Dan Mitigasi Risiko, FEB UNTAD Sukses Pertahankan Sertifikasi Iso 21001:2018

PALU – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB Untad) kembali menorehkan pencapaian membanggakan dalam tata kelola manajemen pendidikan. Berdasarkan hasil Audit Surveillance yang telah rampung dilaksanakan pada Tanggal 10 Desember 2025, FEB Untad secara resmi dinyatakan LAYAK untuk memperpanjang sertifikasi ISO 21001:2018 dengan hasil yang memuaskan.

Kegiatan audit ini diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan mulai dari tingkat fakultas, jurusan dan prodi, serta tenaga kependidikan terkait. Dalam laporannya, Ketua Pusat Penjaminan Mutu (PPM) FEB Untad, Dr. Rudy Usman, S.E., M.S.A., Ak., menyampaikan kesiapan fakultas dalam menghadapi audit berkala ini. Rudy Usman menekankan bahwa seluruh unit kerja telah melakukan persiapan matang, memastikan dokumen dan implementasi sistem manajemen berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan FEB Untad, Prof. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Wahyuningsih menegaskan komitmen fakultas untuk tidak sekadar mengejar status sertifikasi, melainkan menjamin budaya mutu yang berkelanjutan.

“Sertifikasi ini adalah instrumen bagi kami untuk memastikan layanan pendidikan tetap relevan dan berkualitas. Kami terbuka pada setiap temuan audit sebagai bahan evaluasi untuk terus menjadi lebih baik,” ujar Prof. Wahyuningsih.

Proses Audit dan Fokus Penilaian

Inti kegiatan berlanjut pada proses Audit Surveillance. Auditor eksternal melakukan verifikasi lapangan dengan metode sampling (uji petik) terhadap empat pilar utama di lingkungan FEB Untad, yakni Unsur Pimpinan (Dekan), Pusat Penjaminan Mutu (PPM), Program Studi Akuntansi dan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan meliputi pemeriksaan pada Bagian Keuangan, dan Bagian Perlengkapan. Fokus audit adalah pada efisiensi alur kerja dan kepuasan layanan terhadap civitas akademika.

Hasil Audit: Apresiasi pada Adaptasi Perubahan Iklim

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan mendalam, Auditor memaparkan hasil temuan yang sangat positif. Secara umum, kelengkapan dokumen dinilai sudah lengkap dan sangat bagus.

Poin sorotan utama yang mendapat apresiasi tinggi adalah responsivitas FEB Untad terhadap isu global. Auditor menyatakan bahwa FEB Untad telah berhasil menerapkan kebijakan dan kurikulum yang mengantisipasi perubahan iklim, sebuah langkah progresif bagi institusi pendidikan tinggi.

Dengan hasil “No Major Non-Conformity” (tidak ada ketidaksesuaian mayor), FEB Untad dinyatakan sukses mempertahankan kualitas layanan pendidikannya dan berhak terus menyandang sertifikat ISO 21001:2018. Menutup kegiatan, Prof. Wahyuningsih menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat. “Hasil ini membuktikan bahwa sistem di FEB Untad sudah berjalan solid. Khususnya apresiasi auditor terhadap kurikulum berbasis lingkungan (climate change), ini menunjukkan FEB Untad siap mencetak lulusan yang peduli masa depan bumi,” pungkasnya.