Jelang Audit Survailen KE-2, FEB UNTAD Perkuat Implementasi Manajemen Mutu ISO 21001:2018

PALU – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB Untad) terus mempertegas komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi berstandar internasional. Sebagai langkah strategis menjelang pelaksanaan Audit Eksternal Survailen ke-2, FEB Untad menggelar kegiatan Refreshment Penerapan Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) berbasis SNI ISO 21001:2018, pada Selasa (02/12/2025).

Bertempat di Ruang Dekan FEB Untad, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan FEB Untad, Prof. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D., beserta jajaran Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Senat, Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, serta Tim Pusat Penjaminan Mutu (PPM) FEB.

Dalam sambutannya, Prof. Wahyuningsih menegaskan bahwa penerapan ISO 21001:2018 bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan budaya mutu yang harus melekat dalam setiap proses pendidikan.

“Kegiatan penyegaran ini sangat krusial untuk memastikan konsistensi antara dokumen perencanaan, pelaksanaan di lapangan, dan bukti fisik. Hal ini juga upaya kita menyelaraskan sistem manajemen mutu internal dengan standar akreditasi nasional BAN-PT maupun LAMEMBA,” ujarnya.

Hadirkan Auditor Berpengalaman

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 13.00 WITA ini menghadirkan narasumber ahli, T.I. Joni Yasa, S.E., M.M., yang merupakan Lead Trainer sekaligus Lead Assessor untuk ISO 9001, ISO 21001, dan ISO 37001.

Dalam paparannya, Joni Yasa menekankan pentingnya Risk-based Thinking (pemikiran berbasis risiko) dalam manajemen fakultas. Ia mengingatkan bahwa setiap unit kerja, mulai dari Prodi hingga Tata Usaha, harus mampu mengidentifikasi risiko sejak dini untuk mencegah kegagalan pencapaian sasaran mutu.

“ISO 21001 adalah alat manajerial. Siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act) harus terlihat nyata. Menjelang audit tanggal 10 Desember nanti, fokus utama ada pada bukti kepemimpinan, evaluasi kinerja melalui audit internal, dan pengendalian operasional di tingkat Prodi,” jelas Joni.

Fokus pada 10 Desember 2025

Ketua Pusat Penjaminan Mutu (PPM) FEB Untad, Dr. Rudy Usman, S.E., M.S.A., Ak., menjelaskan bahwa kegiatan ini menghasilkan pemetaan kesiapan yang konkret. Berdasarkan self-assessment saat pelatihan, teridentifikasi beberapa poin penguatan, antara lain pembaruan daftar risiko (risk register) dan finalisasi notulen Rapat Tinjauan Manajemen (RTM).

“Kami telah menyepakati rencana tindak lanjut. H-3 sebelum audit eksternal, atau tanggal 7 Desember 2025, seluruh unit kerja wajib melakukan pengecekan mandiri menggunakan checklist yang telah disiapkan. Kami optimis FEB Untad dapat mempertahankan sertifikasi ISO 21001:2018 dengan hasil memuaskan,” tegas Dr. Rudy. Audit Survailen ke-2 ISO 21001:2018 di FEB Untad dijadwalkan akan dilaksanakan pada 10 Desember 2025. Standar ini menjadi bukti bahwa FEB Untad secara konsisten fokus pada kepuasan peserta didik, pemerataan akses pendidikan, dan kepatuhan terhadap regulasi pendidikan tinggi.