Advertisement

Mahasiswa FEB Untad Bentuk SDGs, Olah Sampah Pohon Jadi Pupuk Kompos

Palu — Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB UNTAD) mengambil langkah nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) melalui program pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos.

Kegiatan ini berfokus pada pengolahan sampah daun dan ranting pohon di lingkungan kampus yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal. Melalui metode sederhana dan ramah lingkungan, mahasiswa berhasil mengolah limbah organik tersebut menjadi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan kembali untuk tanaman di area kampus maupun masyarakat sekitar.

Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FEB Untad Asngadi menyebutkan, pembuatan Pupuk Kompos sebagai edukasi kepada mahasiswa dalam menggungakan bahan tak terpakai dan diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. “Kegiatan ini sebagai bentuk Awarness (Kesadaran) mahasiswa dalam melihat dan memanfaatkan sampah lingkungan agar berguna,” katanya, Minggu

“Selain mengurangi tumpukan sampah dan sadar terhadap lingkungan, Dr. Asngadi juga menilai kegiatan ini juga memberikan manfaat ekologis dan edukatif bagi mahasiswa. Kami ingin menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil,” ujarnya.

Dekanat FEB Untad mengapresiasi inisiatif tersebut dan berencana mengintegrasikan kegiatan serupa ke dalam program kampus berkelanjutan. Pupuk yang dihasilkan juga direncanakan akan digunakan untuk tanaman hias kampus dan kegiatan pengabdian masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa FEB Untad membuktikan bahwa keterlibatan generasi muda sangat penting dalam menjaga lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih baik. (AA)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *