FEB UNTAD – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (UNTAD) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan visi “Go Global, Good Character” melalui kerja sama strategis dengan Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa Universitas Tadulako. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Ruang Dekan FEB UNTAD. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni serta Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UNTAD, bersama perwakilan dari UPA Bahasa Universitas Tadulako.
Melalui kerja sama ini, FEB UNTAD dan UPA Bahasa akan menyelenggarakan beberapa program strategis, yaitu:
Pelaksanaan Academic English Proficiency Test (AEPT).
Program TOEFL Preparation sebagai pembekalan bagi mahasiswa.
Pelaksanaan TOEFL ITP sebagai sertifikasi kemampuan bahasa Inggris yang diakui secara internasional.
Program-program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa dan lulusan FEB UNTAD untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, memperoleh beasiswa, serta meningkatkan daya saing di dunia kerja dan lingkungan global.
Kerja sama ini menjadi salah satu langkah nyata FEB UNTAD dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kompetensi bahasa asing, karakter yang baik, dan kesiapan menghadapi tantangan global sesuai dengan semangat “Go Global, Good Character”.
Melalui sinergi dengan UPA Bahasa UNTAD, FEB optimistis dapat terus meningkatkan kualitas akademik serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berwawasan internasional.
FEB UNTAD – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (Untad) dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Bank Indonesia Mengajar 2026 yang menghadirkan Dewan Gubernur Bank Indonesia, Ibu Aida S. Budiman, sebagai narasumber utama. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi sivitas akademika untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai arah kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, dan tantangan perekonomian Indonesia di masa depan.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas komitmennya dalam membangun sinergi dengan perguruan tinggi melalui program edukasi yang memperkuat literasi ekonomi dan keuangan di kalangan mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi antara dunia akademik dan otoritas moneter menjadi langkah penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan ekonomi global.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa, 11 Agustus 2026 di ruangan Muhidin Smart Classroom Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini dihadiri oleh para dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta seluruh sivitas akademika FEB Untad. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, ditandai dengan tingginya partisipasi dalam sesi pemaparan materi maupun diskusi interaktif bersama narasumber.
Mengusung tema “Bauran Kebijakan Bank Indonesia: Menjaga Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif Menuju Indonesia Emas 2045“, Ibu Aida S. Budiman menjelaskan berbagai strategi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, mengendalikan inflasi, memperkuat sistem pembayaran digital, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa bauran kebijakan Bank Indonesia tidak hanya berfokus pada stabilitas moneter, tetapi juga diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi nasional melalui sinergi kebijakan dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Penguatan digitalisasi sistem pembayaran, pengembangan ekonomi dan keuangan digital, serta peningkatan inklusi keuangan menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa dan dosen terkait prospek ekonomi nasional, tantangan global, perkembangan ekonomi digital, hingga peran generasi muda dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Kesempatan berdialog langsung dengan Dewan Gubernur Bank Indonesia menjadi pengalaman berharga bagi peserta untuk memahami implementasi kebijakan ekonomi dari perspektif regulator.
Melalui penyelenggaraan Bank Indonesia Mengajar 2026, FEB Universitas Tadulako kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kegiatan akademik yang berkualitas serta memperkuat jejaring dengan lembaga-lembaga strategis nasional. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan, memperluas wawasan mahasiswa, serta menginspirasi lahirnya generasi ekonom muda yang siap berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
FEB UNTAD – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (Untad) secara resmi melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB). Kegiatan yang berlangsung pada hari Senin, 10 Agustus 2026 di Ruang Dekan FEB Universitas Tadulako ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarperguruan tinggi, khususnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kerja sama antara FEB Untad dan SBM ITB sejatinya telah terjalin sejak dua tahun terakhir melalui berbagai kegiatan akademik. Beberapa bentuk kolaborasi yang telah dilaksanakan antara lain penelitian bersama (joint research), publikasi ilmiah bersama (joint publication), serta penyelenggaraan kuliah tamu yang menghadirkan akademisi dari kedua institusi. Berbagai kegiatan tersebut telah memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan PKS ini menjadi bentuk komitmen kedua belah pihak untuk memperluas dan memperkuat kerja sama yang telah terbangun. Melalui perjanjian ini, FEB Untad dan SBM ITB sepakat untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif, termasuk peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, pengembangan riset yang berdampak, publikasi ilmiah bereputasi, pertukaran narasumber akademik, serta berbagai kegiatan lain yang mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Dalam suasana yang penuh keakraban, kedua institusi menyampaikan harapan agar kerja sama ini dapat terus berkembang dan menghasilkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas. Kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat jejaring akademik nasional sekaligus meningkatkan daya saing kedua institusi di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama ini, FEB Universitas Tadulako dan SBM Institut Teknologi Bandung menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
FEB UNTAD – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (UNTAD) menggelar Syukuran dan Serah Terima Ruangan Haji Supriadi pada Senin (10/8). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, purnabakti, alumni, serta tamu undangan.
Acara tersebut menjadi momentum penting bagi FEB UNTAD dalam menerima donasi alumni berupa penataan dan penyediaan Ruangan Haji Supriadi. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung kegiatan akademik, administrasi, rapat, serta berbagai aktivitas yang melibatkan sivitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako, Prof. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dr. Supriadi Laupe, S.E., Ak., M.Si., CA., CPA. atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap almamater.
“Atas nama keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Dr. Supriadi Laupe atas donasi yang diberikan kepada FEB UNTAD. Kontribusi ini merupakan wujud nyata kepedulian alumni terhadap pengembangan fasilitas kampus. Kami berharap Ruangan Haji Supriadi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan akademik, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjadi ruang yang produktif bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan,” ujar Prof. Wahyuningsih.
Dr. Supriadi Laupe merupakan alumni sekaligus dosen Program Studi Akuntansi FEB UNTAD yang telah memasuki masa purnabakti.Selama masa pengabdiannya, beliau dikenal sebagai akademisi yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan akuntansi di Universitas Tadulako. Donasi yang diberikan merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap kemajuan almamater.
Dalam sambutannya, Dr. Supriadi Laupe menyampaikan bahwa pengabdian kepada kampus tidak berhenti setelah memasuki masa purnabakti. Menurutnya, alumni memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendukung perkembangan institusi yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka.
“Universitas Tadulako, khususnya FEB, telah menjadi tempat saya belajar, berkarya, dan mengabdi selama bertahun-tahun. Donasi ini merupakan ungkapan rasa syukur sekaligus bentuk kecintaan saya kepada almamater. Saya berharap Ruangan Haji Supriadi dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh sivitas akademika serta menjadi inspirasi bagi alumni lainnya untuk ikut berkontribusi dalam memajukan FEB UNTAD,” ungkap Dr. Supriadi Laupe.
Prosesi serah terima ruangan dilakukan secara simbolis dan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas selesainya penataan ruangan. Kegiatan ini menjadi simbol eratnya sinergi antara fakultas dan alumni dalam mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako.
Selain menjadi ajang seremonial, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antara dosen aktif, dosen purnabakti, tenaga kependidikan, serta alumni. Kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan FEB UNTAD sebagai fakultas yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Dr. Supriadi Laupe serta komitmen bersama dalam membangun budaya kolaborasi antara alumni dan almamater.
Melalui kegiatan ini, FEB Universitas Tadulako berharap semakin banyak alumni yang terinspirasi untuk berkontribusi dalam pengembangan fasilitas, peningkatan mutu pendidikan, serta penguatan jejaring yang mendukung kemajuan institusi. Semangat memberi kembali kepada almamater diharapkan menjadi budaya yang terus tumbuh demi mewujudkan FEB UNTAD sebagai fakultas yang unggul di tingkat nasional maupun internasional.