Advertisement

Lima Agenda Strategis Warnai Rapat Pimpinan Feb Untad Jelang Semester Genap 2025/2026

PALU – Mengawali perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (Untad) menggelar Rapat Tingkat Pimpinan Fakultas pada Rabu, 4 Februari 2026. Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Dekan FEB Untad beserta jajaran, dan dihadiri oleh para Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, para Ketua Program Studi (Prodi), serta Ketua Pusat Penjaminan Mutu (PPM) FEB Untad, Rudy Usman.

Rapat ini ditujukan untuk memantapkan persiapan kegiatan akademik satu semester ke depan, selaras dengan visi besar FEB Untad, yakni “Menjadi Fakultas yang bereputasi di Asia Tenggara tahun 2030 dalam bidang ekonomi dan bisnis berbasis lokal orientasi global (BLOG)”. Guna mengakselerasi pencapaian visi tersebut, terdapat lima agenda utama yang menjadi fokus pembahasan:

  1. Strategi Pencapaian IKU
  2. Kelas Internasional
  3. Program dan Kegiatan
  4. Penjadwalan Mata Kuliah dan Team Teaching
  5. Kolaborasi Riset (Joint Research) Bencana Sumatera

Sebagai wujud nyata dari semangat “orientasi global” dalam visi fakultas, pelaksanaan Kelas Internasional mendapat sorotan khusus dalam pertemuan ini. Pembahasan di sektor tersebut menitikberatkan pada kesiapan sistem, kurikulum, serta kapasitas sumber daya pengajar agar berstandar internasional. Langkah ini diharapkan mampu mencetak lulusan unggul yang tidak hanya kuat pada pemahaman ekonomi berbasis lokal, tetapi juga memiliki daya saing yang tinggi di tingkat Asia Tenggara.

Selain mendorong internasionalisasi, rapat juga membedah target “IKU Berdampak” guna memperkuat tata kelola kelembagaan dan mutu fakultas. Tanggung jawab pencapaian Indikator Kinerja Utama ini diamanahkan kepada para Wakil Dekan dengan rincian spesifik:

  • Wakil Dekan Bidang Akademik bertanggung jawab penuh atas pencapaian IKU 1 dan IKU 6.
  • Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum mengemban tanggung jawab untuk IKU 7, IKU 9, dan IKU 11.
  • Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ditugaskan untuk mengawal target IKU 2, IKU 3, IKU 5, serta IKU Partisipatif.

Kegiatan rapat berlangsung secara dinamis dan interaktif. Para peserta rapat secara bergantian memberikan tanggapan berupa saran, usulan, dan masukan konstruktif. Melalui sinergi solid dari seluruh elemen pimpinan, FEB Untad optimis dapat merealisasikan program-program strategisnya di Semester Genap 2025/2026 demi mewujudkan reputasi gemilang di kancah regional.

Sinergi Akademik dan Pemerintah: Wakil Wali Kota Palu Hadiri Launching Buku “Manajemen Waktu dalam Perspektif Islam”

FEB UNTAD-Pada hari Rabu, 18 Februari 2026, suasana Ruang Muhidin FEB UNTAD dipenuhi semangat intelektual dan nuansa akademik dalam kegiatan bedah dan launching buku berjudul “Manajemen Waktu dalam Perspektif Islam” karya Prof. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D. Acara ini menjadi momentum penting bagi civitas akademika dan masyarakat Kota Palu dalam memperkaya khazanah keilmuan, khususnya di bidang manajemen yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam.

Kegiatan ini secara istimewa dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, yang memberikan apresiasi tinggi atas lahirnya karya akademik tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa manajemen waktu bukan hanya persoalan produktivitas, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual, terutama dalam perspektif Islam yang menempatkan waktu sebagai amanah yang sangat berharga.

Buku Manajemen Waktu dalam Perspektif Islam yang ditulis oleh Prof. Wahyuningsih ini mengupas konsep pengelolaan waktu dengan pendekatan ilmiah yang dipadukan dengan dalil-dalil Al-Qur’an dan Hadis. Penulis menekankan bahwa waktu dalam Islam bukan sekadar sumber daya yang harus dioptimalkan, melainkan juga sarana untuk mencapai keberkahan hidup, keseimbangan antara dunia dan akhirat, serta peningkatan kualitas diri.

Dalam sesi bedah buku, para akademisi dan peserta yang hadir aktif berdiskusi mengenai relevansi manajemen waktu dalam menghadapi tantangan era modern. Buku ini dinilai mampu memberikan perspektif baru yang integratif—menggabungkan teori manajemen kontemporer dengan nilai-nilai spiritual Islam secara sistematis dan aplikatif.

Acara launching ditandai dengan penyerahan simbolis buku kepada Wakil Wali Kota Palu serta sesi foto bersama, yang menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan literasi dan karya ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako dalam mendorong lahirnya karya-karya akademik yang tidak hanya relevan secara teoritis, tetapi juga bermanfaat secara praktis bagi masyarakat luas.

Melalui peluncuran buku ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya manajemen waktu dalam perspektif Islam semakin tumbuh, tidak hanya di kalangan akademisi, tetapi juga di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun budaya produktif yang berlandaskan nilai-nilai religius.

Sinergi Kemitraan Program ABDI FEB UNTAD

FEB UNTAD, 11 Februari 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB-UNTAD) terus memperkuat komitmennya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui Program Ayo Bangun Desa Indonesia (ABDI). Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, FEB-UNTAD secara resmi mengajukan permohonan kerja sama kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah guna membangun sinergi dalam mendukung pembangunan desa.

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat peran civitas akademika dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat desa melalui kegiatan edukasi, pendampingan, serta penguatan kapasitas masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan ekonomi dan bisnis.

Sebagai tindak lanjut dari inisiasi tersebut, telah dilaksanakan pertemuan antara Dekan FEB-UNTAD, Prof. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D., dengan Kepala Bidang P3KM Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Bapak Munashir, S.E., M.M., beserta jajaran pejabat fungsional dan staf. Pertemuan yang berlangsung di Ruang H. Muhidin M. Said FEB-UNTAD ini menjadi momentum strategis untuk membahas tujuan utama Program ABDI, sekaligus menyelaraskan visi dan langkah kolaboratif kedua institusi.

Dalam diskusi tersebut, FEB-UNTAD menyampaikan harapan agar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah dapat menjadi mitra strategis, khususnya dalam fasilitasi kegiatan, pendampingan program, serta penguatan sinergi yang sejalan dengan kebijakan pemberdayaan masyarakat desa. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan program yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi peningkatan literasi, kapasitas ekonomi, serta kemandirian masyarakat desa.

Ke depan, pembahasan lebih lanjut akan dilakukan guna mematangkan mekanisme pelaksanaan serta ruang lingkup kerja sama agar sesuai dengan kebutuhan dan prioritas kedua belah pihak. FEB-UNTAD optimis bahwa sinergi ini dapat terwujud dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah secara luas.

Launching Kampus Berdampak “Ayo Bangun Desa Indonesia (ABDI) Bersama FEB UNTAD”

Kegiatan Launching Kampus Berdampak ABDI dengan tema “Ayo Bangun Desa Indonesia Bersama FEB UNTAD” dilaksanakan pada tanggal 08 Februari 2026 bertempat di Taman Nasional Lore Lindu. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB UNTAD) dalam menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam pembangunan desa melalui penguatan peran mahasiswa dan sivitas akademika.

Pelaksanaan launching di kawasan Taman Nasional Lore Lindu dipilih sebagai simbol keterpaduan antara pembangunan manusia, penguatan ekonomi desa, dan pelestarian lingkungan. Lingkungan alam yang asri dan bernilai konservasi tinggi memberikan pesan kuat bahwa pembangunan desa harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Kegiatan launching ini menandai dimulainya implementasi program Kampus Berdampak ABDI FEB UNTAD, yang berfokus pada pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat desa, pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola desa. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi agen perubahan di lingkungan kampus, tetapi juga mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat desa.

Rangkaian kegiatan launching berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme, dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, serta perwakilan pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyampaikan visi, arah, dan strategi pelaksanaan Kampus Berdampak ABDI FEB UNTAD dalam mendukung pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan Launching Kampus Berdampak ABDI ini, FEB UNTAD menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Diharapkan, program ini mampu melahirkan inovasi, solusi, dan aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi pembangunan desa di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.

Lokakarya Organisasi Kemahasiswaan FEB Untad sebagai Upaya Penguatan Tata Kelola Lembaga Mahasiswa

Lokakarya Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB Untad) dilaksanakan pada tanggal 07 s/d 08 Februari 2026 bertempat di Taman Nasional Lore Lindu, Kabupaten Sigi. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya mahasiswa, khususnya dalam memperkuat pemahaman mengenai tata kelola organisasi, kepemimpinan, serta pengembangan karakter dan solidaritas antar pengurus organisasi kemahasiswaan di lingkungan FEB Untad.

Pemilihan Taman Nasional Lore Lindu sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada pertimbangan nilai edukatif dan lingkungan yang mendukung terciptanya suasana belajar yang kondusif, reflektif, serta mempererat kebersamaan peserta. Lingkungan alam yang asri memberikan pengalaman belajar yang berbeda, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab sosial mahasiswa.

Kegiatan lokakarya ini diikuti oleh perwakilan organisasi kemahasiswaan di lingkungan FEB Untad, yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas, Himpunan Mahasiswa Jurusan, serta Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas. Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi tentang manajemen organisasi, kepemimpinan, perencanaan program kerja, serta diskusi dan simulasi yang mendorong partisipasi aktif peserta.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi kegiatan. Diskusi interaktif dan kerja kelompok menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan sikap kritis, kemampuan komunikasi, serta kerja sama tim. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan agenda kebersamaan yang bertujuan mempererat hubungan antar pengurus organisasi kemahasiswaan.

Melalui pelaksanaan Lokakarya Organisasi Kemahasiswaan FEB Untad ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam pengelolaan organisasi secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemajuan bersama. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mencetak kader organisasi yang berintegritas, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Pembekalan Kegiatan Kampus Berdampak Kelurahan Cantik dan Pendampingan UMKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako

Palu, 29 Januari 2026-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako menyelenggarakan kegiatan pembekalan Kampus Berdampak sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat. Kegiatan ini difokuskan pada program Kelurahan Cantik serta pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah mitra.

Pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman konseptual dan teknis kepada mahasiswa serta dosen pendamping terkait peran strategis kampus dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui program Kelurahan Cantik, peserta dibekali pengetahuan tentang pentingnya data yang akurat, valid, dan berkelanjutan sebagai dasar perencanaan pembangunan kelurahan. Sementara itu, pendampingan UMKM diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal dalam pengelolaan keuangan, pemasaran, serta penguatan daya saing usaha.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi mengenai etika pendampingan, metode pengumpulan dan pengolahan data, strategi pemberdayaan UMKM, serta sinkronisasi program kampus dengan kebutuhan masyarakat. Pembekalan ini diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan implementatif di lapangan.

Melalui kegiatan Kampus Berdampak ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengabdian yang berkelanjutan, kolaboratif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan kelurahan dan penguatan ekonomi lokal.